7 Masakan Khas Minang yang Menggoyang Lidah

Kelezatan rendang, makanan khas Sumatera Barat ini memang telah tidak diragukan lagi. Di samping menjadi primadona di Indonesia, rendang bahkan dinobatkan menjadi makanan terenak di semua penjuru dunia. Rendang memang menjadi di antara kebanggan kuliner masyarakat Minangkabau.

Namun, perlu anda tahu, Sumatera Barat tak melulu punya rendang sebagai makanan andalannya. Ada begitu tidak sedikit kuliner yang tersebar di penjuru Sumatera Barat yang dapat membuat lidahmu bergetar menyangga lapar. Rasanya juga tak kalah nendang bila disandingkan dengan rendang. Siap-siap ngiler, ya.

  1. Itiak Lado Ijau.
Masakan Khas Minang
Masakan Khas Minang

Dilansir situsĀ 828BET Itiak lado ijau adalah makanan khas dari wilayah Koto Gadang, Sumatera Barat. Sesuai namanya, bahan utama dari masakan ini ialah itiak (itik / bebek) dan lado ijau (cabe hijau). Itiak diubah sedemikian rupa dengan bumbu-bumbu masak lainnya laksana laos, kunyit, jahe, daun salam dan daun kunyit guna menghilangkan rasa amis dagingnya.

Percaya deh, ngeliatnya pasti buat kamu lansung ngiler. Daging itiak yang dibaluri cabe hijau halus akan menyebabkan sensasi pedas sekaligus gurih di lidah.

  1. Gulai Tambunsu.

Gulai tambunsu adalah makanan khas wilayah Bukittingi. Ia begitu pas disandingkan dalam sajian nasi kapau dan bakal mudah anda temui ketika mengunjungi area Jam Gadang ini. Gulai tambunsu berbahan dasar usus sapi yang di dalamnya diisikan olahan telur dan tahu. Kebayang kan, nikmatnya usus sapi ini yang berpadu dengan racikan gulai santan yang menggoda selera?

  1. Gulai Kapalo Lauak.

Gulai kapalo lauak adalah hidangan khas wilayah Pariaman, wilayah pesisir pantai di Sumatera Barat. Seperti namanya kapalo lauak yang berarti kepala ikan, bahan utama dari masakan ini ialah kepala ikan.

Di wilayah asalnya, ikan yang tidak jarang dipakai ialah jenis ikan karang, laksana ikan kakap. Jangan fobia akan terdapat rasa amis saatanda menyantap hidangan ini, yang terdapat hanyalah nikmatnya racikan bumbu yang meresap pada daging lembut di kepala ikan.

  1. Dendeng Batokok.

Batokok dalam bahasa Indonesia berarti dipukul. Disebut demikian sebab dalam proses pengolahannya, daging dipukul-pukul terlebih dahulu sampai-sampai tekstur lunak dari daging semakin terasa dan bumbu dapat semakin meresap.

Sebelum dibaluri dengan bumbu, istimewanya daging ini dihanguskan terlebih dahulu. Setelahnya baru lah daging dibaluri bumbu-bumbunya,tergolong cabe hijau yang pasti saja membuatnya semakin menggoyangkan lidah.

  1. Kalio Dagiang.

Bagi anda yang menyaksikan bentuknya sama dengan rendang, anda tidak salah. Kalio dagiang adalah rendang separuh matang. Setengah matang bukan berarti belum dapat dimakan, lho.

Dibandingkan rendang yang dimasak hingga kuahnya mengering dan dagingnya terkesan kasar, kalio dagiang lebih mempunyai tektur lembut dan kuah yang melimpah. Proses memasaknya pun pasti saja lebih singkat daripada memasak rendang sebab tidak me sti menantikan sampai olahannya kering. Rasanya? Sama lezatnya kok dengan rendang.

  1. Ayam Pop.

Eits, tidak boleh tertipu dengan warnanya yang membuat anda mengirabila ayam ini masih mentah. Ayam pop ini memang istimewa, sebelum digoreng, ia direbus terlebih dahulu bareng bumbu-bumbunya, sampai-sampai mempunyai warna tidak banyak pucat laksana itu.

Sajian ini kesatu kali diperkenalkan di Bukittinggi dan sampai kini tempat santap tersebut masih ramai diisi oleh pengunjung. Ayam pop yang mempunyai tekstur daging yang lembut seringkali disajikan dengan sambal cabe yang berwarna merah menyala.

  1. Palai Rinuak.

Palai rinuak adalah salah satu jenis sajian pepes ikan. Istimewanya, ikan yang digunakan dalam pepes ini ialah rinuak, sejenis ikan kecil khas wilayah Maninjau, Sumatera Barat. Rinuakdibaluri dengan bumbu serta parutan kelapa lalu dibalut dengan daun pisang lantas dipanggang. Rasa gurih yang datang dari rinuak serta parutan kelapa bercampur dengan bau harumnya daun pisang. Ah, buat gak sabar guna makan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *